Minggu, 19 Februari 2012

Emas adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki simbol Au (L. aurum) dan nomor atom 79. Emas merupakan logam lembut, berkilat, berwarna kuning, tumpat, mudah ditempa, mulur, logam peralihan (trivalen dan univalen), dan stabil, yaitu tidak bertindak balas dengan kebanyakan bahan kimia. Walau bagaimanapun emas boleh diserang oleh klorin, fluorin dan akua regia. Logam ini selalunya hadir dalam bentuk ketulan nugget di dalam batuan dan longgokan aluvium. Emas juga merupakan salah satu logam untuk pembuatan duit syiling.
Emas digunakan sebagai standar mata wang untuk banyak negara dan digunakan dalam industri barang kemas, pergigian, dan elektronik. Kode mata uang ISO bagi emas ialah XAU.
* 1 Sifat utama
* 2 Aplikasi
o 2.1 Dinar Emas
* 3 Sejarah
o 3.1 Nilai
* 4 Endapan emas
* 5 Sebatian
* 6 Isotop
* 7 Peringatan keamanan
* 8 Referensi
* 9 Pranala luar
Sifat utama
Emas adalah unsur logam yang berwarna kuning berkilauan tetapi boleh juga berwarna seperti delima atau hitam apabila dibahagi dengan halus. Larukan koloid emas pula mempunyai warna berkeamatan tinggi yang biasanya berwarna ungu. Warna yang terdapat pada emas adalah disebabkan oleh frekuensi plasmon emas yang terletak pada jangkauan penglihatan, mengakibatkan warna merah dan kuning dipantulkan sementara warna biru diserap. Hanya koloid perak mempunyai interaksi yang sama terhadap cahaya, tetapi dalam frekuensi yang lebih pendek, sehingga menyebabkan warna koloid perak menjadi kuning. Emas juga merupakan logam yang paling boleh tempa dan dimulurkan. Satu gram emas boleh ditempa menjadi satu kerajang bersaiz satu meter panjang dan satu meter lebar atau 1 auns kepada 300 kaki ². Emas biasanya dialoikan dengan logam yang lain untuk menjadikannya lebih keras.
Emas merupakan konduktor panas dan listrik yang baik, dan tidak dipengaruhi oleh udara dan kebanyakan reagen. Secara kimianya, logam emas tidak boleh diubah oleh haba, kelembapan, dan kebanyakan agen surut dan oleh itu ia amat sesuai digunakan sebagai duit syiling dan barangan kemas.
Emas murni berisi antara 8% dan 10% perak, tetapi biasanya kandungan tersebut lebih tinggi. Aloi semula jadi dengan kandungan perak yang tinggi dipanggil elektrum. Apabila kuantiti perak bertambah, warnanya menjadi lebih putih dan ketumpatan tentunya berkurangan.
Aloi dengan kuprum menghasilkan logam kemerahan, aloi besi berwarna hijau, dan aloi aluminum berwarna ungu. Perhiasan yang dibuat dengan kombinasi emas yang berwarna dijual di Amerika Serikat dan dikenali sebagai emas Black Hills.
Keadaan oksidasi emas yang biasa termasuk +1 dan +3.
Aplikasi
Emas murni adalah terlalu lembut untuk penggunaan biasa, oleh itu logam ini ditambahkan kekerasannya dengan mengaloikannya bersama perak (argentum), tembaga (tembaga) dan logam-logam lain. Emas dan berbagai jenis aloi emas biasanya digunakan dalam pembuatan barang kemas, koin dan sebagai pertukaran perdagangan di banyak negara. Selain itu, emas dapat menghantarkan listrik dengan amat baik dan tahan erosi. Ini menjadikan emas muncul sebagai logam industri penting di akhir abad ke 20.
Kegunaan lain:
* Emas memainkan beberapa peranan penting dalam pembuatan komputer, alat komunikasi, pesawat luar angkasa, mesin pesawat jet, kapal terbang, dan hasil produksi yang lain.
* Daya tahan terhadap oksidasi memungkinkan emas digunakan secara berleluasa dalam pembuatan lapisan tipis elektroplat pada permukaan konektor listrik untuk memastikan hubungan yang baik.
* Seperti perak, emas dapat membentuk amalgam keras bersama raksa, dan ini kadang kala digunakan sebagai bahan pengisi gigi.
* Emas koloid (nanopartikel emas) adalah larutan berwarna berkeamatan tinggi yang kini sedang dikaji di dalam laboratorium-laboratorium untuk kegunaan medis dan biologi (kaji hayat). Ia juga merupakan bentuk yang sering digunakan dalam pengecatan emas pada keramik sebelum keramik dibakar.
* Asam kloraurik digunakan dalam fotografi untuk memberi ton ke gambar perak.
* Dinatrium aurothiomalate digunakan dalam pengobatan artritis rheumatoid (diberikan secara suntikan intra-otot).
* Isotop emas Au-198, (Waktu paruh: 2.7 hari) digunakan dalam perawatan kanker dan perawatan lain-lain penyakit.
* Emas digunakan sebagai bahan penyalutan untuk memungkinkan bahan biologi diperiksa di bawah mikroskop elektron pemindaian.
* Banyak turnamen dan penganugerahan, seperti Olimpiade dan Hadiah Nobel, pemenangnya akan meraih medali emas (sedangkan perak diberikan kepada wakil johan, dan perunggu kepada yang ketiga.)
Karena emas adalah pemantul sinar inframerah dan cahaya tampak yang baik, logam ini digunakan sebagai lapisan pelindung pada satelit buatan manusia.
Dinar Emas
Pada 1998, kerajaan Malaysia mencadangkan penggunaan emas sebagai mata uang perdagangan dunia seperti mana yang diperkenalkan semasa zaman Rasulullah dahulu. Emas dipilih karena sifat kimianya yang stabil dan nilainya yang tidak berubah. Selain itu, dinar emas juga diharapkan dapat menggantikan ketergantungan dunia terhadap Dollar Amerika dan Euro. Menurut Tun Dr. Mahathir Mohamed, Perdana Menteri Malaysia ketika itu, dinar emas tidak akan menggantikan mata uang setempat (sebagaimana Euro), tetapi mata uang ini hanya akan digunakan sebagai mata uang perdagangan antara negara sahaja.
Nilai dinar emas adalah sama dengan nilai standar emas dalam Perjanjian Bretton Woods.
Sejarah
Emas (Sansekerta jval, yunani ?????? = chrysos, Latin aurum, Inggeris kuno gold) telah diketahui sebagai sangat berharga sejak zaman prasejarah lagi. Hieroglif Mesir (2600 SM) mengatakan logam dan emas ada dinyatakan beberapa kali dalam Perjanjian Lama (Ing. Old Testament). Penjelajahan orang Eropa (pada zaman penjelajahan Eropa) ke benua Amerika digalakkan oleh pelbagai berita yang menyatakan bahwa bahan hiasan emas digunakan secara berleluasa di kalangan orang asli Amerika, terutamanya di Amerika Tengah, Peru, dan Kolombia.
Emas telah lama dianggap sebagai logam yang paling berharga, dan nilainya telah digunakan sebagai piawai untuk banyak mata uang dalam sejarah. Emas telah digunakan sebagai simbol keaslian, nilai tinggi, kedaulatan, dan lebih-lebih lagi peranan yang mengaitkan sifat-sifat tersebut (lihat album emas).
Circumpunct.png
Matlamat utama ahli alkimia adalah untuk menghasilkan emas daripada bahan yang lain, seperti karbon – kemungkinan melalui tindak balas dengan sejenis bahan dongengan yang digelar philosopher’s stone. Meskipun usaha mereka tidak pernah mendapat hasil, namun ahli alkimia telah menaikkan keminatan terhadap bidang melibatkan unsur, yang menjadi asas kepada bidang kimia masa kini. Simbol mereka untuk emas ialah bulatan dengan titik di tengah-tengah, yang merupakan simbol matahari dalam bidang astrologi.
Pada abad ke-19, perpindahan secara beramai-ramai disebabkan penemuan emas berlaku bila-bila sahaja longgokan emas dijumpai, termasuklah di California, Colorado, Otago, Australia, Black Hills, dan perpindahan beramai-ramai Klondike.
Nilai
Seperti logam-logam berharga yang lain, emas dinilai dengan berat troy dan apabila ia dialoi dengan logam yang lain perkataan karat digunakan untuk menunjukkan kuantiti emas yang hadir, 24 karat adalah emas murni. Sejarah menunjukkan bahwa emas pernah digunakan untuk mendukung mata uang dalam sistem yang disebut standar emas di mana satu unit mata uang adalah bersamaan dengan beberapa jumlah berat emas. Dalam sistem ini, pemerintah dan bank pusat mencoba untuk mengontrol harga emas dengan meletakkan nilai yang mereka ingin tukarkan dengan mata uang.
Untuk sekian lamanya nilai emas diletakkan oleh pemerintah Amerika Serikat pada harga $ 20.67 per troy auns, namun pada tahun 1934 nilai ini ditetapkan pada harga $ 35.00 per troy auns. Disebabkan krisis emas pada Maret 17 1968, satu skema peletakan harga dua peringkat diperkenalkan di mana emas masih lagi digunakan untuk mengelola akun internasional pada nilai lama yaitu $ 35.00 per troy auns ($ 1.13 / g) tetapi harga emas dalam pasar pribadi diperbolehkan untuk turun-naik. Pada 1975 sistem dua tingkat ini diabaikan apabila harga emas diperbolehkan untuk turun-naik. Semenjak 1968 harga emas di pasar terbuka telah turun-naik dengan luasnya, dengan rekor tertinggi $ 850/oz ($ 27,300 / kg) pada 21 Januari 1980, hingga ke rekor terendah $ 252.90/oz ($ 8,131 / kg) pada 21 Jun 1999 (Pengaturan London) . Harga emas telah meningkat ke $ 500/oz pada akhir 2005, oleh sebab penyusutan nilai dolar Amerika dan inflasi akibat kenaikan biaya energi.
Oleh karena kegunaannya sebagai gudang penyimpanan nilai, kepemilikan emas pribadi kadang kala terbatas atau diharamkan. Di dalam Amerika Serikat, kepemilikan emas secara pribadi, kecuali sebagai bahan kemas atau pengumpulan koin diharamkan dari tahun 1933 ke tahun 1975.
Sebagai investasi signifikan, emas kadang kala dipegang sebagai bagian dari portfolio karena pada jangka masa yang panjang emas telah memiliki sejarah yang lama dalam mempertahankan nilainya. Emas menjadi semakin menarik di saat-saat keyakinan rendah dan sewaktu hiperinflasi karena emas mempertahankan nilainya walaupun apabila uang hampa menjadi tidak bernilai.
Kontrak bisnis hadapan berbasis emas kini diniagakan oleh berbagai bursa di seluruh dunia.
Endapan emas
Oleh karena secara relatif, emas bersifat lemas secara kimia, emas sering kali ditemukan dalam bentuk aslinya, kadang kala dalam bentuk gumpalan besar, tetapi biasanya dalam bentuk serpihan kecil di dalam mineral, kuarza, sabak, batuan metamorfik dan dalam longgokan aluvium yang berasal dari sumber-sumber tersebut. Emas tersebar dengan meluas, dan biasanya bercampur dengan mineral kuartza atau pirit atau bercampur dengan tellurium dalam mineral petzit, kalaverit dan sylvanite. Emas diasingkan dari aluvium melalui teknik pertambangan menggunakan dulang.
Sejak tahun 1880-an Afrika Selatan telah menjadi sumber kepada dua pertiga cadangan emas dunia. Kota Johannesburg dibangun di atas jumpaan emas terbesar di dunia. Kawasan lombongan emas di Orange Free State, dan Transvaal adalah amat dalam dan kawasan ini merupakan kawasan pertambangan terdalam di dunia. Perang Boer 1899 – 1901 di antara orang Inggris dan orang-orang putih Boer adalah sebagian bersumber dari hak pelombong dan pemilikan emas yang kaya di Afrika Selatan. Tambang-tambang di Dakota Selatan dan Nevada menyediakan dua pertiga dari emas yang digunakan di Amerika Serikat.
Emas diasingkan dari bijihnya menggunakan sianida, amalgam, dan peleburan. Penulenan logam biasanya dijalankan menggunakan elektrolisis. Logam yang terdapat di dalam air laut pada konsentrasi 0.1 to 2 mg / ton tergantung kepada kedudukan sampel. Namun, hingga kini yaitu tahun 2006 tidak terdapat apa-apa cara yang dapat memberi hasil keuntungan jika emas diperoleh dari air laut.
Emas bukan sahaja penting kepada industri dan kesenian, ia juga mempertahankan status istimewa di antara komoditi-komoditi lain sebagai gudang penyimpanan nilai. Diharapkan bahwa semua emas di dunia yang telah ditulenkan dapat membentuk sebuah kiub berukuran 20 m (60 kaki) di setiap sisi.

LOGAM MULIA

Logam mulia merupakan jenis logam yang tahan terhadap korosi dan juga oksidasi. Contoh logam yang termasuk dalam kategori logam mulia ini adalah emas, perak dan juga platina. Karena sifat logam mulia tersebut yang tahan terhadap korosi dan juga langka (sumber daya alam yang terbatas dan tidak dapat diperbaharui) maka logam-logam mulia memiliki harga yang tinggi.
Pada saat ini, jenis logam mulia  lebih identik juga dengan emas dibandingkan dengan perak maupun platina. Padahal perak dan platina pun termasuk dalam jenis logam mulia. Mungkin hal ini dikarenakan masyarakat umum lebih mengenal dan banyak berinvestasi dalam logam mulia emas.  Logam mulia biasa digunakan sebagai perhiasan dan mata uang (emas, perak), bahan tahan karat (stainless) seperti lapisan perak, ataupun katalis (misalnya platina).

Jumat, 03 Februari 2012

Tujuan menguji emas yaitu untuk memastikan suatu barang benar-benar emas, selanjutnya jika telah diyakini bahwa barang tersebut adalah emas maka perlu diketahui berapa kemurniaan emasnya. Kemurnian ini disebut juga kadar karatese, dalam bahasa sederhana disebut karat.
Terdapat beberapa teknik perngujian kadar emas. Dari pengalaman yang saya dapat saat berkunjung ke pegadaian ( BUMN yang hampir tiap hari kerjaanya nguji emas orang =D ) paling tidak ada tiga teknik dalam menguji emas yaitu :
1. Pengujian Sederhana
Pengujian ini dilakukan tanpa alat ukur atau alat bantu lain. Lho kok bisa? Ya bisa, karena biasanya dilakukan oleh orang-orang yang telah berpengalaman bertahun-tahun sehingga memilliki insting yang tinggi. Di pegadaian sendiri orang yang tugasnya menguji emas (atau disebut penaksir emas) pun tidak semuanya memilki kemampuan ini, tergantung jam terbangnya. Mereka biasanya memakai beberapa ciri fisik yang dijadikan acuan antara lain berat jenis (merasakan berat benda dan membandingkan dengan ukurannya), warna dan baunya (umumnya perhiasan emas warna dan bau-nya sangat dipengaruhi jenis dan kadar logam campurannya, bakalan susah nih kalo cincin ato gelangnya keringetan =D) serta acuan lain yang hanya merekalah yang tahu. Karena keterbatasan ini biasanya pengujian ini dilakukan sebagai cara sederhana dan awal untuk membedakan emas dengan logam lain, emas asli atau emas gadungan.
2. Pengujian Kimia
Sudah jelas dari namanya pengujian ini mengunakan alat bantu berupa bahan kimia. Yaitu dua buah larutan yang pertama larutan asam: H2SO4 (sayang kadarnya tidak terdeteksi) berwarna kuning, yang kedua campuran larutan H2SO4 dengan NaOH perbandingan 2:3 (kalo ga ketuker hehe..) berwarna merah. Ditambah satu lagi alat bantu berupa bongkahan batu hitam entah apa namanya (lupa nanya sih.. sebut saja “batu hitam RX”). Yang jelas prosedur ujinya begini:
1. barang uji (belum tentu emas nih..) digoreskan beberapa kali ke batu hitam RX tadi,
2. sebagian goresan pada batu tadi ditetesi larutan H2SO4, terjadi reakasi kimia, tunggu beberapa saat (kira-kira setengah menit) kemudian keringkan dengan kapas, ada tiga kemungkinan yang terjadi warna goresan:
- hilang sama sekali maka barang dinyatakan bukan emas,
- sedikit pudar maka barang dinyatakan emas berkadar dibawah 16 karat,
- tetap sama maka barang dinyatakan emas berkadar diatas 16 karat.
Apabila telah diketahui barang tersebut emas dengan kadar diatas 16 karat, lalu berapa karatkah emas tersebut? Untuk itu dilakukanlah tahap selanjutnya.
3. pada goresan emas sisi lainnya ditetesi larutan kedua (warna merah) terjadi reakasi kimia, tunggu beberapa saat (kira-kira setengah menit) kemudian keringkan dengan kapas, ada tiga kemungkinan yang terjadi warna goresan:
- pudar sekali maka kadar emas dibawah 23 karat, diatas 16 karat,
- sedikit pudar maka kadar emas berkisar 23 karat atau 22 karat,
- tetap sama maka emas tersebut berkadar 24 karat (emas murni)
3. Pengujian Fisika
Kali ini adalah pengujian dengan menerapkan ilmu-ilmu fisika. Yaitu dengan mengukur berat jenis barang uji. Alat bantu yang dipakai adalah timbangan emas digital (timbangan ini memiliki ketelitian yang cukup tinggi), segelas air serta benang (tali rafia yang disobek tipis, dipilih karena tidak menyerap air).
Kekurangan teknik ini adalah terbatas pada emas (benda uji) yang padat berisi alias tidak berongga (masif).
Prosedur pengujian:
1. emas ditimbang. Sebagai contoh emas yang saya bawa ditimbang hasilnya 10 gr. Hasilnya disebut sebagai berat kering.
2. kemudian segelas air diletakkan diatas timbangan, karena angka pada timbagan berubah maka perlu direset dengan memencet tombol sehingga angka menjadi 0 (nol) kembali.
3. emas uji diikat benang plastik kemudian dimasukkan kedalam air diatas timbangan, diamkan sampai angka pada timbangan stabil. Angka pada timbangan menunjukkan 0,5. Angka ini disebut berat basah (dalam gr) atau volume benda (dalam cm3), ingat massa jenis air 1 gr/cm3.
4. massa jenis yaitu berat kering dibagi berat basah 10/0,5 = 20 gr/cm3.
5. kadar karatase emas diketahui dengan mecocokkan massa jenis emas uji dengan tabel massa jenis-karatase (sayangnya tabel ini langsung diumpetin mbak-nya pas saya intip, weks..?? rahasia perusahaan katanya sambil melotot, hihi.. maap ga sengaja).
6. pokoknya tabel tersebut berisi daftar massa jenis untuk semua kemungkinan kadar karatase emas beserta beberapa bahan campuran yang mungkin dipakai. Jadi apabila massa jenis hasil pengukuran tadi tidak terdapat dalam tabel tersebut maka emas tersebut dianggap gadungan, alias palsu. Menurut tabel yang diumpetin mbak-nya tadi (piss mbak..), emas yang saya bawa dinyatakan berkadar 24 karat alias emas murni (kata saya: “Yaiyalah.. sertifikatnya jaminan ANTAM gitu lho..”). Sebagai catatan dalam situs wikipedia massa jenis emas adalah 19.3 gr/cm3.

Belajar dari Archimedes untuk menghitung kadar emas

Metode pengukuran emas sederhana ini pertama kali diperkenalkan oleh seorang ilmuwan yang bernama Archimedes. Archimedes hidup pada masa 3 abad sebelum kalender masehi diciptakan, atau tepatnya pada tahun 287-212 SM. Dikisahkan raja romawi pada masa itu, Raja Hiero II memesan sebuah mahkota baru kepada seorang pengrajin emas yang keseluruhannya harus terbuat dari emas murni. Setelah waktu yang dijanjikan tiba, Raja Hiero II tampak kecewa dengan mahkota buatan sang pengrajin. Dia mencurigai bahwa pengrajin emas tersebut telah menipu dirinya. Menurut dugaannya mahkota yang dibuat tidaklah benar-benar 24 karat sebagaimana yang dipesan. Meski demikian, Sang Raja tidak memiliki bukti materiil yang dapat diterima semua orang sebagai dasar untuk menjatuhkan hukuman. Akhirnya archimedes diperintahkan untuk membuat suatu pembuktian dengan catatan mahkota harus tetap dalam keadaan utuh agar bukti tidak rusak. Konon pada saat mandi, Archimedes menemukan jawabannya ketika menceburkan diri ke bak mandi yang membuat air tumpah. Meskipun tidak berkorelasi langsung, dari sini Archimedes mulai menyadari bahwa efek ini dpt digunakan untuk membuktikan keaslian suatu emas.
Archimedes menggunakan berat jenis sebagai dasar pembuktian. Meskipun mahkota yang dijanjikan oleh pengrajin emas memiliki berat yg sama dengan yg dijanjikan, namun karena dicampur dg logam lain yang memiliki berat jenis yang lebih kecil (perak, tembaga, dll) maka volumenya akan membesar. Dengan membesarnya volume ini, jika mahkota emas campuran seberat 1kg dicelupkan kedalam tabung berisi air, maka ketinggian air di dalam tabung yang berisi emas campuran akan lebih tinggi daripada tabung yang berisi emas murni. Hal ini karena emas murni memiliki tingkat kerapatan (massa jenis) yang lebih besar drpd emas campuran, karena logam campurannya mengurangi massa jenis total benda. Semakin tinggi massa jenis suatu benda, maka semakin sedikit ruang yg dibutuhkan. Contoh, 1kg kemungkinan hanya akan membutuhkan ruangan sebesar 2 genggaman tangan. Bandingkan dg kapas 1kg yang membutuhkan ruangan sebesar bantal kecil. Dengan metode inilah, Archimedes sukses membuktikan penipuan yang dilakukan oleh pengrajin emas yang konon akhirnya dipenggal oleh Raja Hiero II.
Kisah tersebut dapat kita jadikan acuan untuk mengetest keaslian emas. Dengan massa jenis yang cukup tinggi (19,32gr/cm3), hanya sedikit logam yang dapat menandingi massa jenis emas. Selain itu, untuk mendapatkan logam-logam bermassa jenis lebih tinggi tersebut juga tidak mudah selain lebih mahal dari emas, misalnya platinum, rodium, dll. Jadi dapat dikatakan bahwa pengukuran kadar menggunakan massa jenis termasuk metode pengukuran yang cukup trusted. Dengan cara yang mirip namun sedikit dimodifikasi, kita dapat mengukur seberapa besar kadar yang terkandung didalam suatu logam emas. Berikut ini adalah tata cara pengukurannya:
1. Siapkan timbangan emas dengan akurasi minimal 2 digit di belakang koma. (Timbangan ini dapat di beli di toko-toko timbangan dengan harga 300rb bahkan ada yang menjualnya lebih murah)
2. Timbang logam yang ingin di test. Hasil timbangan ini disebut berat kering (contoh kasus: 100gr)
3. Siapkan tabung/botol/gelas berisi air bersih, kemudian timbang wadah beserta airnya, catat beratnya dan biarkan tetap di timbangan. (contoh kasus: 200gr)
4. Ikat logam yang ingin ditest menggunakan benang/tali yang sangat ringan sehingga dpt diabaikan beratnya. (Note: Tali rafia yg dibelah sampai menjadi sangat kecil dg lebar 1-2mm lebih enak digunakan untuk mengikat logam daripada menggunakan benang)
5. Celupkan logam diikat tadi ke dalam wadah yang berisi air dalam timbangan hingga semua tenggelam namun tidak menyentuh dasarnya (bergelantungan di dalam air). Kemudian catat beratnya.(contoh kasus: 205,72gr)
6. Hitung selisih berat pada langkah 5 dengan berat pada langkah 3. Hasilnya disebut berat basah (contoh kasus: 205,72 - 200 = 5,72gr)
7. Setelah itu kadar emas dapat dihitung dengan cara:
a. Pada logam berwarna kuning cerah rumusnya adalah: 52,5714-552*Berat_Basah/Berat_Kering
b. Pada logam berwarna kemerah-merahan rumusnya adalah: 49,75107*(1-(10*Berat_Basah/Berat_Kering)
c. Jika ragu, hitung dengan cara a dan b kemudian ambil rata-ratanya.
Contoh perhitungan dari kasus:
Diketahui:
Berat_Basah (BB) = Hasil perhitungan langkah 6 = 5.72
Berat_Kering (BK) = Hasil perhitungan langkah 2 = 100
A. Kadar cara I: 52.5714-552*BB/BK = 52.5714-552*5.72/100 = 52.5714-31.5744 = 20.997 karat
B. Kadar cara II: 49.75107*(1-((10*BB)/BK)) = 49.75107*(1-(10*5.72/100)) = 49.75107*(1-0.572) = 49.75107 * 0.428 = 21.2935 karat
C. Jika ragu-ragu, rata2kan hasil perhitungan A dan B = 20.997 + 21.2935 = 21.145 karat
Berdasarkan perhitungan tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa emas yang timbang memiliki kadar 21 karat.